Pages

Rabu, 29 Desember 2010

0 ANTARA MIMPI (Bahan renungan)

Semakin hari semakin bertambah usia kita…jika biasanya kita baru tersadar saat kita dihadapkan pada tanggal dan bulan yang sama saat ibu kita melahirkan kita ke dunia, maka paradigmanya hendaklah sedikit bergeser…sesungguhnya kita telah membuang waktu kita sepersekian detik saat kita tak melakukan apa-apa. Berkhayal tidaklah dilarang bahkan belum dibuat undang-undangnya. Namun pada hakikatnya berkhayal sama halnya hanya diam tak melakukan apa-apa. Lain halnya ketika kita berpikir. Berusaha memikirkan jalan keluar terbaik. Bermimpi pun punya alur tersendiri. Jika bermimpi mampu membuat jembatan masa depan kita lebih kokoh dan tampak jelas apatah lagi mampu menyamangati diri kita, maka bermimpilah….toh banyak orang yang berhasil di dunia karena memperjuangkan mimpinya. Bermimpilah selagi mimpi itu masih gratis. Tapi jangan terlarut dalam mimpi itu saja, tapi berusaha lah untuk bangun dan membuat mimpi itu menjadi real…senyata yang kita bayangkan dan sedetail yang kita inginkan.
Pada hakikatnya tiap orang di dunia pasti ingin sukses. Tapi jalan yang ditempuh oleh tiap orang untuk mencapai kesuksesannya tentulah berbeda-beda karena tiap orang punya ceritanya masing-masing. Ada yang sukses hanya dengan sedikit usaha tapi ada pula yang sukses setelah berjuang mati-matian. Tapi kesuksesan yang diperoleh tanpa usaha bukanlah kseduksesan yang abadi dan mutlak. Boleh dikata kesuksesan itu hanyalah bersifat sementara. Pengemis pun mesti berusaha dengan meminta-minta supaya bisa mendapatkan uang untuk makan. Lalu masih pantaskah kita berdiam diri menunggu kesuksesan itu datang pada diri kita. Ibarat kata pepatah jangan menunggu bola tapi berusalah untuk menjemput bola..semua keputusan ditangan kita sendiri kawan.

(bahan introspeksi diri)

Tidak ada komentar: